| PEMBACAAN ALKITAB | Wahyu 1:9-20 |
| TEMA | WAHYU TUHAN YESUS TENTANG MASA DEPAN |
| Oleh | Pdt Nelson Kapitarau, S Th, MM |
PENDAHULUAN
Syalom salam sejahtera, Bapak Ibu,saudara,i yang Tuhan Yesus Kasihi.Hari ini kita berada pada minggu kedua setelah paskah, minggu dimana Tuhan bangkit dari Kubur dan menampakan dirinya kepada para murid, dan kali ini Yesus menampakan diri kepada Yohanis di Pulau Patmos. Dan penampakan itu di alami oleh Yohanes dan di ceritakan oleh Yohanes melalui kitab wahyu.
Kitab Wahyu ditulis oleh Rasul Yohanes, salah satu murid Yesus yang sangat dekat dengan-Nya. Ia juga dikenal sebagai penulis Injil Yohanes dan surat-surat Yohanes. Pada saat menulis kitab ini, Yohanes berada dalam penderitaan, bukan dalam kenyamanan.
Kitab Wahyu ditulis di Pulau Patmos, yaitu tempat pembuangan bagi orang-orang yang dianggap melawan kekuasaan Romawi. Yohanes dibuang ke sana karena kesaksiannya tentang Yesus Kristus. Ini menunjukkan bahwa iman kepada Kristus pada waktu itu membawa konsekuensi besar.
Kitab Wahyu ditulis sekitar tahun 90-95 Masehi, pada masa pemerintahan Kaisar Domitianus. Pada masa ini terjadi penganiayaan terhadap orang Kristen karena mereka menolak menyembah kaisar sebagai tuhan. Kitab Wahyu ditujukan kepada tujuh jemaat di Asia Kecil, yaitu: Efesus,Smirna,Pergamus,Tiatira, Sardis, Filadelfia, Laodikia,Jemaat-jemaat ini hidup dalam tekanan: Penganiayaan dari pemerintah, Tekanan budaya penyembahan berhala, Pergumulan iman dan kompromi.
Pada masa itu: Kekaisaran Romawi sangat kuat dan menuntut loyalitas mutlak, Kaisar dianggap sebagai "tuhan" Orang Kristen dianggap ancaman karena hanya menyembah Yesus. Akibatnya: Banyak orang percaya dianiaya, Ada yang dipenjara, dibunuh, atau dibuang, Jemaat mengalami ketakutan dan kelelahan iman.
Tujuan dari kitab wahyu di tulis untuk: Menguatkan iman jemaat yang menderita Menegur jemaat yang mulai kompromi, Memberikan pengharapan tentang kemenangan Kristus, Menyatakan bahwa Allah tetap berdaulat atas sejarah. Jadi, Kitab Wahyu bukan sekadar kitab tentang akhir zaman, tetapi kitab penghiburan dan pengharapan. "Aku, Yohanes… adalah sekutumu dalam kesusahan… di Pulau Patmos… oleh karena firman Allah…"
PENJELASAN AYAT PERAYAT:
- Ayat 9: "Aku, Yohanes… adalah sekutumu dalam kesusahan… di Pulau Patmos… oleh karena firman Allah…" Penulisnya adalah Rasul Yohanes. Ia menegaskan bahwa ia bukan hanya rasul, tetapi seorang saudara seiman yang turut menderita. Ia berada di Pulau Patmos karena setia memberitakan Injil.Makna: Iman kepada Kristus bisa membawa penderitaan, Pelayanan sejati sering lahir dari kesetiaan, bukan kenyamanan
- Ayat 10 "Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh… aku mendengar suara yang nyaring seperti bunyi sangkakala…" "Hari Tuhan" menunjuk pada hari ibadah (hari Minggu). Yohanes sedang beribadah ketika menerima penglihatan. Suara seperti sangkakala menunjukkan otoritas dan panggilan ilahi. Makna: Tuhan sering menyatakan diri saat kita beribadah, Allah berbicara dengan kuasa, bukan kebetulan
- Ayat 11 "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah… dan kirimkan kepada tujuh jemaat…"Yohanes diperintahkan untuk menulis dan menyampaikan kepada tujuh jemaat. Ini menunjukkan bahwa Wahyu bukan untuk Yohanes saja, tetapi untuk seluruh gereja. Makna: Firman Tuhan harus disampaikan, Gereja membutuhkan peringatan dan penguatan.
- Ayat 12 "Aku berpaling untuk melihat suara itu… dan aku melihat tujuh kaki dian emas" Kaki dian melambangkan jemaat-jemaat. Gereja digambarkan sebagai terang di dunia. Makna: Gereja dipanggil menjadi terang, Kehadiran gereja harus memberi pengaruh
- Ayat 13 "Di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia…" Penjelasan: Ini menunjuk kepada Yesus Kristus. Ia berdiri di tengah-tengah jemaat, bukan jauh. Makna: Kristus hadir di tengah gereja-Nya, Ia tidak meninggalkan umat-Nya.
- Ayat 14 "Kepala dan rambut-Nya putih… mata-Nya bagaikan nyala api" Rambut putih: kekudusan dan kekekalan, Mata seperti api: melihat segala sesuatu dengan jelas. Makna: Kristus Maha Kudus, Tidak ada yang tersembunyi di hadapan-Nya.
- Ayat 15 "Kaki-Nya mengkilap… suara-Nya seperti desau air bah"Penjelasan: Kaki: kekuatan dan keteguhan,Suara: kuasa dan wibawa ilahi .Makna: Kristus berkuasa atas segala sesuatu. Firman-Nya tidak dapat ditolak
- Ayat 16 "Di tangan kanan-Nya tujuh bintang… dari mulut-Nya keluar pedang tajam… wajah-Nya seperti matahari"Penjelasan: Tujuh bintang: malaikat/pemimpin jemaat, Pedang: Firman Tuhan yang tajam, Wajah bercahaya: kemuliaan ilahi. Makna: Gereja ada dalam tangan Tuhan. Firman Tuhan memiliki kuasa menghakimi dan menyelamatkan
- Ayat 17 "Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku… Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir" Penjelasan:Yohanes tersungkur karena kemuliaan Kristus. Yesus menghibur: "Jangan takut" Makna: Kemuliaan Tuhan membuat manusia sadar akan kelemahannya, Kristus menghibur orang yang takut.
- Ayat 18 "Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup… Aku memegang kunci maut dan kerajaan maut" Penjelasan: Ini berbicara tentang kematian dan kebangkitan Yesus. Ia berkuasa atas maut.Makna: Kematian bukan akhir, Kristus adalah pemenang atas maut.
- Ayat 19 "Tuliskanlah apa yang telah engkau lihat…" Penjelasan: Yohanes diperintahkan untuk menulis: Masa lalu,Masa kini, Masa depan.Makna: Wahyu adalah pesan Allah untuk sepanjang zaman
- Ayat 20 "Tujuh kaki dian adalah tujuh jemaat… tujuh bintang adalah malaikat-malaikat jemaat"Penjelasan: Yesus sendiri menjelaskan simbol: Kaki dian, jemaat Bintang- pemimpin/malaikat jemaat. Makna: Gereja ada dalam pengawasan Kristus, Pemimpin gereja ada dalam tangan Tuhan
PENERAPAN DALAM KEHIDUPAN JEMAAT:
Apa Pesan penting untuk jemaat agar dapat melakukan Firman ini dari kitab Wahyu 1:9-20 dengan tema: WAHYU TUHAN YESUS TENTANG MASA DEPAN.
- Tetap Setia Walau Dalam Penderitaan. Yohanes tetap setia walau dibuang ke Pulau Patmos Pesan: Kesetiaan kepada Tuhan tidak tergantung situasi. Yang harus dilakukan jemaat: Tetap berdoa walau dalam kesulitan, Tetap melayani walau tidak dihargai, Tidak meninggalkan iman saat mengalami tekanan hidup.
- Bangun Kehidupan Ibadah yang Hidup. Yohanes menerima wahyu saat ia "dikuasai oleh Roh pada hari Tuhan". Pesan: Ibadah adalah tempat Tuhan berbicara. Yang harus dilakukan jemaat: Setia beribadah, bukan hanya hadir tetapi sungguh-sungguh mencari Tuhan, Membuka hati untuk mendengar suara Tuhan, Menjadikan ibadah sebagai kebutuhan, bukan kewajiban.
- Sadar Bahwa Yesus Ada di Tengah Jemaat. Yesus digambarkan berjalan di antara kaki dian (jemaat). Pesan: Kristus tidak jauh....Ia hadir di tengah gereja. Yang harus dilakukan jemaat: Hidup dengan sikap hormat dan takut akan Tuhan, Menjaga kekudusan hidup, Tidak bermain-main dengan dosa.
- Hidup Dalam Kekudusan dan Kebenaran,Mata Yesus seperti api...Ia melihat segala sesuatu. Pesan: Tidak ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan. Yang harus dilakukan jemaat: Jujur dalam hidup dan pekerjaan, Meninggalkan dosa yang tersembunyi, Hidup benar di rumah, gereja, dan tempat kerja.
- Jangan Takut Menghadapi Masa Depan Yesus berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir." Pesan: Masa depan bukan milik dunia ini --tetapi milik Kristus. Yang harus dilakukan jemaat:Tidak hidup dalam ketakutan atau kecemasan, Percaya bahwa Tuhan memegang hidup kita,Tetap berharap walau keadaan sulit.
- Percaya Bahwa Kristus Berkuasa atas Maut,Yesus berkata bahwa Ia memegang kunci maut dan kerajaan maut.Pesan: Kematian bukan akhir bagi orang percaya.Yang harus dilakukan jemaat: Hidup dengan pengharapan kekal, Tidak takut menghadapi kematian, Menguatkan orang lain yang sedang berduka.
- Sadar Bahwa Gereja Ada dalam Tangan Tuhan: Tujuh bintang ada di tangan kanan Yesus. Pesan: Gereja dan pelayan Tuhan dijaga oleh Kristus sendiri. Yang harus dilakukan jemaat:, Mendukung pelayanan gereja, Menghormati pemimpin rohani, Terlibat aktif dalam pelayanan. Amin.
Untuk Informasi lainnya yang terdapat di dalam buletin, Silahkan download file pdf yang link-nya tersedia di bawah ini
