Pengakuan Dosa dan Permintaan Doa

Khotbah BP Sinode GKITP

Nehemia 9:1-37
Oleh: Pdt. Dr. Nelson Kapitarau, S. Th.MM

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,

Minggu yang lalu kita telah belajar dari Nehemia 5:1-13 dengan tema “Menjadi Pemimpin untuk Menolong Orang Lain.” Kita diingatkan bahwa kepemimpinan bukanlah tentang mencari keuntungan bagi diri sendiri, bukan tentang kekuasaan, dan bukan tentang memperbesar diri, tetapi tentang kepedulian, keadilan, pengorbanan, dan keberanian untuk menolong orang lain yang sedang mengalami kesulitan. Namun, firman Tuhan hari ini membawa kita melangkah lebih dalam lagi dari Nehemia 9:1-37 memperlihatkan bahwa ketika umat Tuhan menyadari keadaan hidup mereka, mereka tidak hanya melihat kesalahan orang lain, tetapi mereka datang merendahkan diri di hadapan Allah, berpuasa, mengaku dosa, dan memohon pertolongan Tuhan.

Di sinilah kita belajar bahwa perubahan kehidupan tidak dimulai dengan menunjuk kesalahan orang lain, tetapi dimulai dengan keberanian untuk memeriksa dan mengakui kesalahan diri sendiri di hadapan Tuhan. Umat Israel mengingat kembali perjalanan sejarah mereka: bagaimana Allah telah memilih, memimpin, memelihara, dan menyelamatkan mereka, tetapi berulang kali mereka tidak taat kepada Tuhan. Karena itu mereka berkata dalam pengakuan dosa dan doa mereka.

Saudara-saudara, kita pun perlu berhenti sejenak dan bertanya: Apakah selama ini kita sudah hidup sesuai kehendak Tuhan? Apakah dalam keluarga, gereja, pekerjaan dan pelayanan kita masih ada dosa yang harus kita akui? Apakah kita lebih mudah melihat kesalahan orang lain daripada mengakui kesalahan kita sendiri? Karena itu, tema firman Tuhan pada minggu ini adalah: “PENGAKUAN DOSA DAN PERMINTAAN DOA.” Kiranya melalui firman Tuhan hari ini, kita tidak hanya mengingat kesalahan masa lalu, tetapi mengalami pertobatan yang sungguh-sungguh, kembali kepada Tuhan, dan percaya bahwa Allah yang setia tetap membuka jalan bagi umat-Nya yang datang dengan hati yang rendah dan mau bertobat.

PENJELASAN AYAT-AYAT

Selanjutnya untuk memahami isi teks dari nehemia 9:1-37 kita perlu mendalainya dengan mengali apa maksud yang terkandung dari ayat ayat ini.

  1. Ayat 1-3: Datang kepada Tuhan dengan kerendahan hati. Umat Israel berkumpul, berpuasa, mengenakan kain kabung, menaruh tanah di atas kepala, memisahkan diri dari orang asing, lalu mengaku dosa mereka dan dosa nenek moyang mereka. Mereka membaca Taurat dan mengaku dosa serta menyembah Tuhan. Jadi : Pertobatan dimulai ketika manusia berhenti membenarkan diri dan berani datang kepada Allah dengan kerendahan hati. Pengakuan dosa bukan sekadar mengatakan, “Saya salah,” tetapi menyadari bahwa hidup manusia telah menyimpang dari kehendak Allah dan membutuhkan pemulihan.
  2. Ayat 4-6 : Mengakui siapa Allah. Para pemimpin Lewi mengajak umat untuk memuji Tuhan. Mereka menyatakan bahwa Tuhan adalah satu-satunya Allah, Pencipta langit dan bumi, dan segala sesuatu ada karena kuasa-Nya. Jadi: Pengakuan dosa yang benar selalu dimulai dengan pengakuan yang benar tentang siapa Allah. Allah adalah: Pencipta, Penguasa, Sumber kehidupan, Tuhan yang layak menerima pujian dan penyembahan. Jadi, pertobatan bukan hanya melihat “betapa berdosanya saya,” tetapi juga melihat “betapa besar dan kudusnya Allah.”
  3. Ayat 7-8: Allah memilih dan setia kepada Abraham. Umat mengingat bagaimana Allah memilih Abram, membawa dia keluar dari Ur, mengubah namanya menjadi Abraham, membuat perjanjian dengannya, dan memenuhi janji-Nya. Karena Allah adalah Allah yang setia kepada janji-Nya.
  4. Ayat 9-12: Allah mendengar, menyelamatkan, dan menuntun. Allah melihat penderitaan Israel di Mesir, mendengar seruan mereka, melakukan tanda-tanda dan mujizat, membelah Laut Teberau, membebaskan mereka dari musuh, dan menuntun mereka dengan tiang awan dan tiang api. Jadi Allah bukan Allah yang jauh dan tidak peduli. Ia adalah Allah yang: melihat, mendengar , menyelamatkan , menuntun. Ini memperlihatkan karakter Allah yang penuh kasih dan perhatian kepada umat-Nya.
  5. Ayat 13-15 : Allah memberikan firman dan kebutuhan hidup. Allah turun di Gunung Sinai kepada Musa, memberikan peraturan dan hukum yang benar, memberikan Sabat, perintah, ketetapan, serta menyediakan makanan dan air bagi umat-Nya. Jadi.Allah tidak hanya menyelamatkan, tetapi juga mengajar dan memelihara. Ada dua kebutuhan manusia yang diperhatikan Allah: Firman untuk mengarahkan hidup dan pemeliharaan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dengan demikian, kehidupan umat Tuhan harus berjalan berdasarkan firman dan ketergantungan kepada pemeliharaan Allah.
  6. Ayat 16-21: Manusia tidak setia, tetapi Allah tetap setia. Umat menjadi tegar tengkuk dan tidak taat. Mereka bahkan membuat anak lembu tuangan dan berkata bahwa itulah Allah yang membawa mereka keluar dari Mesir. Tetapi Allah tetap mengampuni, penuh kasih, tidak meninggalkan mereka, dan terus memelihara mereka selama 40 tahun di padang gurun ,Jadi : Di sini muncul kontras besar: Manusia tidak setia. Tetapi Allah tetap setia. Manusia memberontak tetapi Allah tetap mengasihi. Manusia melupakan Allah tetapi Allah tidak melupakan umat-Nya. Inilah salah satu pusat teologi Nehemia pada pasal 9 ini.
  7. Ayat 22-25: Allah memberikan kemenangan dan tanah. Allah memberikan kerajaan-kerajaan dan bangsa-bangsa kepada Israel serta membawa mereka masuk ke tanah yang subur dan penuh berkat..Jadi .Berkat yang diterima Israel bukan semata-mata hasil kekuatan mereka. Itu adalah pemberian Allah yang menggenapi janji-Nya. Tanah, rumah, hasil bumi dan kehidupan yang mereka nikmati adalah bagian dari pemeliharaan Allah.
  8. Ayat 26-31: Pola dosa, hukuman, pertobatan, dan belas kasihan. Ini bagian yang sangat penting untuk khotba kita hari ini , Dimana Israel kembali tidak taat, memberontak dan membunuh nabi-nabi yang menegur mereka. Allah menyerahkan mereka kepada musuh. Ketika mereka berseru kepada Allah, Allah mendengar dan memberikan penyelamat. Namun setelah keadaan baik, mereka kembali berbuat jahat. Ayat 31 menjadi sangat kuat dan jelas bahwa : Allah tidak menghabiskan mereka dan tidak meninggalkan mereka karena Ia adalah Allah yang pengasih dan penyayang.
  9. Ayat 32-35: Mengakui keadilan Allah. Umat meminta Allah memperhatikan penderitaan mereka. Mereka mengakui bahwa Tuhan benar dalam segala yang terjadi kepada mereka, sedangkan mereka sendiri telah berbuat jahat.Jadi. Ini merupakan bentuk pengakuan dosa yang dewasa. Mereka tidak berkata: “Tuhan, Engkau tidak adil kepada kami.” Sebaliknya mereka berkata pada intinya: “Engkau benar, kami yang bersalah.” Inilah inti pertobatan: berhenti menyalahkan Tuhan dan mengakui kesalahan diri sendiri.
  10. Ayat 36-37: Menyadari akibat dosa dan memohon pertolongan. Israel mengakui bahwa tanah yang diberikan Allah kepada mereka justru sekarang menghasilkan penderitaan bagi mereka karena dosa mereka. Mereka berada dalam kesulitan dan hidup di bawah kekuasaan bangsa lain. Jadi. Dosa bukan hanya persoalan hubungan pribadi dengan Tuhan. Dosa dapat membawa dampak sosial, ekonomi, politik, keluarga dan kehidupan bersama. Karena itu, pertobatan juga harus membawa perubahan dalam kehidupan bersama.

PESAN UNTUK KITA PADA MINGGU INI AGAR DILAKUKAN.

  1. BERANI MENGAKUI DOSA DAN BERTOBAT Ayat 1-3: Umat Israel tidak menutupi kesalahan mereka. Mereka berpuasa, merendahkan diri, mendengarkan firman Tuhan, dan mengakui dosa mereka serta dosa nenek moyang mereka. Yang hendak kita lakukan pada minggu ini: Berhenti menyalahkan orang lain. Memeriksa kehidupan diri sendiri di hadapan Tuhan. Mengakui dosa dengan jujur. Meninggalkan kebiasaan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Meminta pengampunan dan memulai hidup yang diperbarui. Jadi : “Pertobatan dimulai ketika kita berani berkata: Tuhan, bukan orang lain yang harus saya salahkan; saya datang mengakui kesalahan saya di hadapan-Mu.” Jadi tiap orang harus mengakui kesalahan dan bertobat,bukan menyesal. Kalu bertobat(bhs Yunani : metanoia) itu berhenti total dan tidak mengulang lagi pelangaran,tetapi jika menyesal maka suatu waktu akan kembali lagi pada masalah yang sama.
  2. MENGINGAT DAN MENGHARGAI KESETIAANALLAH.Ayat 4-31. Sepanjang sejarah Israel, manusia berulang kali tidak setia, tetapi Allah tetap setia: memilih, menyelamatkan, memimpin, memberi firman, memelihara, mengampuni dan memberikan pertolongan. Ada perbandingan yang sangat kuat: Manusia berubah, tetapi Allah tetap setia. Manusia melupakan Tuhan, tetapi Tuhan tidak melupakan umat-Nya. Yang hendak kita lakukan pada minggu ini: Mengingat kembali pertolongan Tuhan dalam kehidupan kita. Bersyukur atas pemeliharaan Tuhan. Tidak hanya datang kepada Tuhan ketika sedang membutuhkan sesuatu. Membangun kembali kehidupan doa dan hubungan dengan Tuhan. Menjadikan pengalaman pertolongan Tuhan sebagai alasan untuk hidup lebih setia. Jadi : “Jangan hanya mengingat masalah yang kita hadapi; ingatlah juga Tuhan yang selama ini memelihara dan menolong kita.”
  3. DATANG KEPADA TUHAN DAN MEMOHON PERTOLONGAN-NYA. Nehemia 9:32-37. Setelah mengakui dosa dan mengingat kesetiaan Allah, umat Israel memohon kepada Tuhan. Mereka mengakui bahwa Tuhan benar dan mereka telah berbuat jahat. Di sinilah pengakuan dosa bertemu dengan doa permohonan yang hendak kita lakukan pada minggu ini: Membawa persoalan pribadi, keluarga, pekerjaan dan pelayanan kepada Tuhan. Berdoa bukan hanya meminta berkat, tetapi meminta hikmat, kekuatan dan kemampuan untuk berubah. Mendoakan orang lain yang sedang mengalami pergumulan. Menyerahkan masa depan kepada Tuhan. Percaya bahwa pertolongan Tuhan tetap tersedia bagi orang yang datang dengan rendah hati.
Jadi :
“Doa yang benar bukan hanya meminta Tuhan mengubah keadaan kita, tetapi juga meminta Tuhan mengubah hati kita supaya kita mampu menghadapi keadaan dengan iman.”
Kita berdoa supaya kita di kuatkan untuk menghadapi berbagai masalah,dan kita diubahkan menuruh kehendak Tuhan, Bukan kehendak kita tetapi kehendak Tuhan yang terjadi, Amin.
Untuk Informasi lainnya yang terdapat di dalam buletin, Silahkan download file pdf yang link-nya tersedia di bawah ini
GKI Martin Luther

Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

POST ADS1

Billboard Ads (Iklan Besar)